Posts

My Skincare Journey (Bagian 2) : Setelah Nggak Pakai Krim Dokter

Image
Setelah memutuskan untuk memulihkan kondisi kulit sendiri ada masa dimana saya benar-benar nggak pakai apa-apa buat kulit. Ibaratnya itu adalah titik puncak heartbreak saya terhadap skincare. Nggak lama sih, mungkin sekitar dua mingguan. Secara garis besar dari waktu itu sampai sekarang -atau setidaknya sampai kulit saya rada mendingan- ada tiga kondisi kulit yang saya alami.

Satu. Kulit kering, bruntusan, kasar.

Dua. Kulit nggak terlalu kering tapi nggak berminyak, dan muncul jerawat super besar dan banyak. Semacam cystic acne, diduga  efek detox. Pokoknya setelah itu kaya abis kena cacar.

Tiga. Kulit mendekati normal, sudah lumayan terhidrasi tapi bekas-bekas jerawat masih ada. 

Dari kondisi pertama saya mulai cari-cari sabun muka, sebelumnya saya pakai sabun mandi saking desperatenya. Di tahap awal, atau tahap terburuk dari kondisi kulit, saya jadi maniak natural skincare. Referensinya nggak jauh-jauh dari youtube, pinterest, artikel-artikel di internet, atau nanya-nanya temen. Saya n…

Raden Mandasia: Si Pencuri Daging Sapi

Image
Judul: Raden Mandasia (Si Pencuri Daging Sapi)
Penulis: Yusi Avianto Pareanom
Penerbit: baNANA

Tiga hal yang bakal ditemukan di buku ini: umpatan, masakan, dan petualangan.

Umpatan. I mean, segala jenis umpatan ada di buku ini. Malah, buku ini jadi asyik karena umpatannya, lol. Mulai dari anjing kurap, kadal kopet, tapir buntung, babi pincang, dan masih banyak lagi. Yang paling sering digunakan yang mana lagi kalau bukan, anjing. Tapi atas nama akhlak baik, biarkan segala umpatan yang ada di buku ini tetap di dalam buku.
Masakan. Demi rendang, saya baca buku ini pas lagi ramadhan, yang niat awalnya baca buku buat jadi pengisi waktu nunggu adzan magrib malah bisa-bisa jadi ngurangin pahala. Karena satu, sering bikin kemlecer, dan kedua ya tadi itu umpatan kasarnya. Banyak orang mungkin bisa dengan gampang dibikin ngiler liat iklan masakan yang berkilat-kilat minyak dan kecap, atau daging yang dilumuri mozarela lumer nan mulur-mulur, atau iklan sirup yang es buahnya digambarkan bercipratan …

The Seven Good Years

Image
Nggak semua orang bisa melihat sisi baik dari keadaan yang buruk, dan nggak semua orang bisa ngelawak dengan bijak dari latar peristiwa yang menyedihkan. Setiap cerita selalu punya banyak sisi. Dan di buku ini Etgar Keret menunjukkan sisi manusiawinya yang masih bisa marah, kesal, atau benci akan sesuatu tapi pada akhirnya tetap mampu menyikapi dengan sisi humoris yang ditemukannya. 
Judul : The Seven Good Years
Penulis : Etgar Keret Penerbit : Bentang

Etgar Keret adalah seorang penulis keturunan Yahudi asal Israel. Dia juga seorang ayah, adik, anak, dansuami. Buku ini berisi esai-esai yang ditulisnya dari peristiwa sehari-hari yang dialami Keret selama tujuh tahun. Kurun waktu tujuh tahun ini ditarik dari ketika anak pertamanya lahir dan berakhir sampai ketika ayahnya meninggal.
Saya tau buku ini dari Windy Ariestanty, lebih tepatnya direkomendasikan oleh beliau waktu beberapa bulan lalu ikut workshop kepenulisan di Jakarta. Di kelas kepenulisan tersebut, salah satu cerita di buku ini jad…

Drupadi

Image

Karakter

Image

Sepotong Senja Untuk Pacarku

Image