Kreasi Kain Flanel

By dewi kustati - February 10, 2012

Yihaaaa, setelah sekian lama saya memimpi-mimpikan untuk membuatnya akhirnya jadi beberapa waktu yang lalu, sampul buku dari kain flanel.
Cekibrot............,

Foto oleh: Dewi Kustati

Niat buatnya udah dari semester 3 kemarin, tapi pas liburan kan harus pulang ke Kebumen dan kayaknya ribet juga kalo bawa-bawa kain flanel ke rumah. Nanti malah saya dikira mau jualan, hahaha......
Tapi alhamdulillah awal semester 4 ini sebelum penuhnya jadwal kuliah udah bisa jadi barangnya :)

Untuk cara buatnya menurut saya gampang-gampang susah, tapi murah banget ko, nggak butuh modal terlalu banyak, tapi modal niatnya harus gede juga.
Jadi apa yang dibutuhkan??
  1. Kain flanel, yang ini wajib ada, kalo nggak punya kain flanel ya beli lah, murah banget harganya (asal belinya nggak 2 truk aja). Kalo yang di sekitar bandung bisa beli di pasar baru, per lembarnya cukup Rp 1500,00 ukurannya emang kecil, kurang lebih 30 cm x 30 cm. Tapi untuk membuat kreasi flanel kayak yang saya buat itu cuma butuh 2 lembar kain flanel lho (serius). Ada juga di pasar simpang Dago, saya pernah liat di situ ada toko yang jualan alat-alat jahit dan jual kain flanel juga, tapi harganya saya kurang tahu (kayaknya sih mahal, soalnya saya pernah beli benang kecil di situ harganya Rp 2000,00 dan pita per meter Rp 2000,00). Warnanya terserah yang mau buat aja, ada banyak pilihan warnanya lho (tergantung tokonya juga sih, hehe).
  2. Jarum jahit dan benang, kalo yang ini gampang dicari lah. Warna benangnya terserah, disesuaiin sama warna kain flanelnya juga yaa, jangan ngaco nabrak-nabrakin warna, kecuali kalo anda emang suka yang nabrak-nabrak gitu :D
  3. Kancing, ukuran kancingnya disesuaikan sama ukuran bukunya. Kalo ngrasa bukunya nggak lebih dari lima senti ya jangan beli kancing yang segede tutup gelas, haha. Untuk warnanya juga sesuai selera, atau mau di match sama kain flanelnya boleh, lebih bagus. Oh iya, lebih bagus kalo kancingnya yang lubangnya ada 4 buah, jadi pas nanti dijahitnya dia bisa membentuk silang (X), walaupun keliatannya sepele tapi bisa menambah keunikannya (?) hahaha.
  4. Gunting, yang biasa aja, jangan gunting taman, kegedean. Lebih bagus lagi guntingnya yang masih berfungsi dengan baik
  5. Spidol dan penggaris, nah ini dia bukti kalo hidup manusia nggak bisa lepas dari pengukuran (hahaha, rasis ;P). Jadi intinya kalo mau hasilnya rapi ada bagusnya diukur dulu, ditandai pake spidol untuk mempermudah proses cutting (sok banget). Kenapa harus spidol? Karna pas saya pake pensil ternyata bekasnya tidak keliatan.
  6. Kemauan yang keras, yang satu ini harus ada (wajib ada)
Untuk hiasan bunga yang di pojok itu sebenarnya bisa diganti apa saja sih, mungkin ada yang nggak suka sama bunga, lebih suka akar atau daunnya bisa saja. Tapi kalo mau bikin bunga seperti itu caranya adalah:
  1. Jiplak kain flanel dengan mal lingkaran (penggaris yang ada bolong-bolongnya berbentuk lingkaran. Diameter menyesuaikan, semakin besar diameter lingkaran semakin besar bunga yang dihasilkan. Kalo diameter yang saya gunakan adalah 27 mm. Nah, njiplaknya 5 buah ya. dan jiplak satu lagi dengan diameter yang kecil (26 mm) untuk bagian bantalan bunga.
  2. Potong ke enam hasil jiplakan lingkaran tadi, pisahkan lingkaran yang paling kecil terlebih dulu.
  3. Jahit lingkaran satu per satu dari bawah-atas-bawah-atas sampai lingkarang yang kelima
  4. Selanjutnya tinggal dirapikan dan disatukan dengan bantalan tadi. Fungsi bantalan ini adalah untuk menyambungkan bunga dengan sampul buku yang dibuat. Untuk bagian tengahnya bisa menggunakan kancing atau pernak-pernik yang lain sesuai keinginan.
Jadi, sekarang sudah bisa dimulai untuk membuatnya. Jangan lupa berdoa :)


  • Share:

You Might Also Like

0 comments