Tiada Ojek di Paris



Title : Tiada Ojek di Paris
Author : Seno Gumira Ajidarma
Rate : 4/5


"Jika jalanan menunjukkan bangsa, 
apa yang mau dikatakan tentang Jakarta?"


Tiada Ojek di Paris adalah awal kecintaan saya dengan tulisan Seno Gumira Ajidarma. Buku ini merupakan kumpulan esai yang ditulis SGA berkaitan dengan hal-hal lumrah di sekitar kita yang sering terabaikan. Secara khusus SGA memaparkan dengan mengambil Jakarta sebagai contohnya.

Dari segi gaya bahasa saya rasa tidak perlu meragukan kelihaian seorang SGA. Seno mengkaji fenomena-fenomena sosial pada kaum urban secara keilmuan namun tetap ringan. Tak jarang penulis juga menyampaikan sindiran-sindiran halus terhadap budaya yang saat ini berkembang, khususnya di Jakarta. 

Judul Tiada Ojek di Paris sendiri diambil dari salah satu essainya yang berjudul Ojek Sudirman-Thamrin. Dalam essai berjudul Ojek Sudirman-Thamrin SGA berkisah tentang fenomena ojek sebagai bukti kreativitas dalam usaha survival kelas bawah dalam tingkat kemakmuran ekonomi. Fenomena ojek adalah komunikasi alami yang terjadi antara kebutuhan si tukang ojek dalam bertahan hidup dengan kebutuhan si pengguna ojek untuk sampai ke tempat tujuan dengan lebih cepat karena harus melewati kemacetan ibukota.

Kemudian masih dalam judul essai yang sama, SGA mengungkapkan sindirannya terhadap fenomena ojek yang tidak ada di Kota Paris. Kenapa tidak ada ojek di Paris? Jelas karena bagi masyarakat Paris berjalan kaki adalah aktivitas yang menyehatkan, dan bukan masalah besar untuk berjalan kaki di kota tersebut. Sedangkan masyarakat Jakarta dirasa kurang suka untuk berjalan kaki, entah karena sarananya yang tidak memadai, suasana ibukota yang panas, ataukah karena Tuhan masih sayang dengan para tukang ojek.

Note:
Bagi Homo Jakartensis (masyarakat Jakarta) saya rasa akan memahami betul apa yang coba disampaikan penulis dalam buku ini. Bagi spesies selain Homo Jakartensis, yang ingin mencoba merasakan atau mempelajari budaya urban bisa belajar banyak dari buku ini.

Comments

Popular posts from this blog

Masker Penutup Wajah (Face Mask Pattern and Tutorial)

Insiden Anjing di Tengah Malam yang Bikin Penasaran

Dilan : dia adalah Dilanku Tahun 1990