Banyak Berubah, Banyak Belajar




2017 sudah berjalan 20 hari 17 jam. Banyak yang sudah berbeda. Januari ini sangat jauh berbeda dengan Januari sebelumnya. Disadari atau tidak 2016 telah mengantarkan banyak perubahan. 

Pekerjaan di kantor sudah mulai kelihatan rutinitasnya, dengan subbid baru, tugas baru, atasan baru, kegiatan baru, lingkungan baru, pemikiran baru, cara pandang baru, dan lain sebagainya yang hampir tidak terasa perubahannya. 

Sekarang sudah mulai kuliah. Malah sudah pindah kampus dan akan UAS. Apa yang sudah ya sudah, tidak perlu disalahkan, tidak perlu disesali juga. Pengorbanan memang macam-macam bentuknya. Sudah punya rutinitas baru lagi, berangkat sore dari kantor, pulang kuliah malam. Sampai kosan energi sudah habis jadi harus langsung tidur. Sudah nggak banyak waktu lagi buat baca buku, buat main gitar, nggak sesenggang dulu bisa habisin sekian serial tv semalam sampai larut. 

Weekend jadi pelampiasan. Kebiasaan tidur banyak jadi baru bisa dibayar pas Sabtu. Nggak bisa lagi sering-sering yoga. Sudah nggak bisa segampang dulu pulang ke Kebumen. Nggak bisa seenaknya cuti karena harus mempertimbangkan jadwal kuliah. Juga tugas. 

Pengeluaran juga harus mulai diperketat, banyak perlu ini itu, apalagi buat kuliah, nabung harus tetep jalan tapi makan juga nggak boleh kurang. Harus banyak belajar memilah-milah, mana kebutuhan mana keinginan, harus belajar menahan nafsu, belajar sabar, nerima rezeki-Nya. Sebanyak apapun pasti bisa habis, tapi kalau mau cukup pasti bisa dicukupkan. 

Satu lagi, yang berubahnya paling kerasa. Sudah harus bisa menata nggak cuma pekerjaan atau keuangan, tapi juga menata hati. Pelan-pelan semuanya juga akan terbiasa. Tujuan utamanya bukan untuk melupakan, tapi mengikhlaskan. Sulit iya, tapi untuk bisa juga bukan hal mustahil.

Harus percaya semua peristiwa, besar kecil, pasti ada yang bisa diambil, dipungut, apapun itu, sekecil apapun, remah-remah roti, selama bisa dijadikan petunjuk untuk melangkah ke depan. Belajar, bertumbuh, jatuh, sedih, bahagia, kecewa, bangga, gelisah, adalah pengalaman berharga yang tidak perlu disesali. Semuanya punya nilai sendiri-sendiri. Semuanya pasti akan punya peran suatu hari nanti, suatu saat nanti ketika dihadapkan pada yang lebih lagi. 

Semuanya proses, pelajaran, pembentukan diri, karakter, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana diri ini menghadapi apapun yang diberikan hidup.


Apa kabar Januari yang akan datang?
 

Comments

Popular posts from this blog

Masker Penutup Wajah (Face Mask Pattern and Tutorial)

Insiden Anjing di Tengah Malam yang Bikin Penasaran

Dilan : dia adalah Dilanku Tahun 1990