25 Before 26

By dewi kustati - May 24, 2018

These are 25 life lessons I wish I could tell my younger self, yang mana nggak bisa dilakukan karena aku bukan dr stranger yang bisa memutar waktu, he he. Atau seenggaknya buat self reminder lah ya, biar diinget apa aja yang udah pernah dipelajari dari hidup yang sudah seperempat abad ini (o my god), i am going to be 26. 25 hari lagi lho. Bismillah deh.
  1. Don't impress people. Jangan pernah berharap kepada manusia.
  2. People are capable of doing horrible, unimaginable things to each others. Try not to hurt anyone.
  3. Kita adalah orang yang harus mengerti orang lain, karena kita nggak bisa memaksa orang lain untuk mengerti kita.
  4. Memperbaiki diri baru bisa dilakukan ketika sudah jujur melihat diri apa adanya.
  5. When Allah say Yes, nobody can say No. Everything has been written down. Be tawakkul.
  6. Sometimes we don't have to understand it, we just have to have faith. "But perhaps you hate a thing and it is good for you, and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah knows, while you know not" (QS. 2:216).
  7. Slow it down, live in the moment. All we have is now.
  8. Cari seribu satu alasan untuk selalu berprasangka baik.
  9. Don't get attached.
  10. You can get more money but you can never get more time.
  11. Nggak semua yang kita lakukan harus diketahui orang lain, dan nggak semua yang dilakuin orang lain harus kita ketahui.
  12. Set boundaries for yourself.
  13. Marah tidak akan mengubah apapun. Be a forgiving person. Some people only exist as example of what to avoid.
  14. The events in our life are purposeful, appropriate, and non-random.
  15. Kadang, beberapa masalah cuma butuh untuk didiamkan.
  16. Nggak perlu lebay menghadapi apapun. Belajar proporsional.
  17. Investasi terbaik adalah investasi pada diri kita sendiri.
  18. Sabar, ikhlas, dan bijak itu butuh proses. Jangan mengeluh.
  19. Perbaiki diri terus, kita nggak pernah tau kapan kita berpulang.
  20. Berharaplah kebaikan untuk orang lain seperti berharap kebaikan untuk diri sendiri.
  21. Hal paling mudah untuk merasa bahagia: bersyukur. Bersyukur untuk waktu, untuk kesehatan, untuk keluarga, dan untuk aib yang masih ditutupi.
  22. Pada akhirnya kita akan berjuang sendirian, meskipun banyak orang yang memberi dukungan, tapi yang terjadi sebenarnya adalah kita berjuang dengan fisik, pikiran, dan hati kita sendiri. We are on our own.
  23. I do not want to be around drama or conflict. I just want peace, happy times, and people who love me.
  24. Time heals almost everything.
  25. To the girl I was then: I Forgive You.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments